Angin Fasifik di Tembok Besar Cina (5)

Suasana di Rumah Sakit waktu itu sungguh mengharu biru. Suara pekikan tangis membahana di sepanjang lorong. Ibu itu memukul-mukul tubuhnya tanda kesedihan mendalam. Tampak ia kehilangan arah, tidak tahu harus berbuat apa, bayangan-bayangan buruk berlarian di benaknya. Ia seolah-olah tidak bisa menerima kenyataan ini. Anak yang menjadi tumpuan hidupnya, terbaring tak berdaya di ruang ICU itu. Tangisnya begitu merasuk kedalam setiap orang yang mendengarkan suaranya. Tangis seorang ibu yang sangat menyanyangi anak kebanggaannya itu. Sementara si kecil Dina, tidak prnah lepas dari pelukan ibunya itu. Kata-kata ibu itu terbata-bata dan yang tersebut hanyalah nama Fina.

“Fin, anakku, fina, jangan tinggalkan ibu, jangan fin…ibu tidak sanggup tanpa adanya dirimu anak ku, finaaaaa….ya Allah, mengapa ini terjadi padaku, mengapa ya Allah, Astagfirullah…hiks…hiks…”, ucapannya melambungkan setiap insan kepuncak kesedihan. Setelah itu pandangannya kabur, temaram dilihatnya ada bintik-bintik putih setelah itu gelaplah semuanya, ia pingsan.

Dua jam kemudian baru ia sadar kembali, di hadapannya telah berdiri seorang yang sangat asing, yang mungkin belum pernah ia temui sebelumnya. Perempuan asing itu tersenyum padanya.

“Ibu udah sadar, syukurlah ibu”, ibu guru mengangkat tubuh ibu itu untuk didudukkan di kursi tunggu.

“Ibu siapa?”, beliau bertanya sambil mengerang karena kepalanya masih sakit.

“Saya kepala sekolahnya Fina Bu, tadi saya baru melihat Fina, ia masih tertidur ibu, tadi baru di operasi, tapi Alhamdulillah kata dokter ia tidak apa-apa,beberapa jam lagi ia akan sadar, yang tabah ya bu”, kata ibu guru dengan senyuman yang menenangkan. “Tapi”, Ibu guru tidak melanjutkan perkataanya.

“Iya bu”, ibu Fina kembali menangis di pelukan ibu guru.

“Siapa Bu, siapa yang menyebabkan ini semua, saya ingin bertemu, saya tidak sabar menghajar orang itu”, ujar ibu Fina.

“Yang sabar ibu, ibu masih belum pulih, jangan pikirin yang lain dulu ya, tenang aja dulu ya ibu”, ibu guru kembali membujuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s