Bunga bunga sosial

Angkutan umum bagi saya lebih dari sekedar mobil pribadi. Dengan nya, saya mengeluarkan biaya yang tidak banyak, dengannya saya bisa menikmati perjalanan dengan lebih santai dan banyak pelajaran dan hikmah yang saya dapatkan. Daripada punya kendaraan sendiri, selain menambah macet jakarta, tak jarang kendaraan sendiri sering muncul umpatan dan cacian karena mobil/motor keserempet kendaraan lain lah, mobil depan berhenti memdadak lah, kendaraan yang kalau belok nggak ngasih lampu sen lah. Banyak hal yang sebenarnya bisa merusak mood kita seharian yang berasal dari hati yang marah dan kesal. Dan untuk menghindari hal itu, naik kendaraan umum adalah pilihan yang terbaik.

Sebenarnya naik kendaraan umum itu, juga tak jarang menimbulkan kekesalan tersendiri, seperti ngebut, oper penumpang, tukang palak yang berlabel pengamen tapi malah berorasi doang sambil bentak bentak, banyak hal yg bisa bikin kesel. Tapi bagi saya, hal itu biasa dan anggap sedekah aja, yang penting mah kita selamat sampai tujuan.

Pulang hari ini saya tetap menggunakan angkutan umum, kopaja 66 (banyak yg tau ini pasti). Kali ini lagunya adalah lagu gubahan sederhana dari seorang pengamen jalanan karya iwan fals, umar bakrie judulnya. Suaranya standar, enak gak, gak enak bisa jadi. Tapi itulah pengamen, profesi yang tidak membutuhkan CV, cukup suara dengan ngepas lelah, jadi deh pengamen jalanan. Sebenarnya gak papa, tapi mestinya kalau suarnya dibagusin dikit, orang2 juga gak akan ragu ngasih. Tapi kalau niatnya hanya sengasih nya aja, ya, banyak juga yang nolak untuk ngasih walau sebenarnya duit receh itu ada.

Bunyi musiknya boleh dibilang juga gak enak banget, tapi pikiran saya malah berkelana ke arah yang lain, sambil paralel mendengarkan musik, saya berpikir, disatu sisi saya punya banyak teman yang luarbiasa, yang dengan prestasi yang dipunya, bisa memberikan imbal balik yang sangat besar. Padahal teman saya ini masih muda, bahkan mungkin seumuran. Tapi apa yang membuat mereka memiliki jalur hidup yang 180% berbeda. Ternyata tidak lain dan tidak bukan adalah lingkungan.

Bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau bukan dia yang merubahnya itu adalah pasti, tapi bahwa cara kita memulai untuk agar berubah, itulah seninya merubah diri. Kita yang tau ini baik, ini buruk. Tapi kita juga yang menentukan pintu mana yang kita buka dan kita tutup diantara dua pintu.

Saya hanya berusaha memahami dan bertanya, kenapa kadar usaha orang untuk merubah hidupnya itu berbeda2. Ternyata kunci cuma satu, percaya sama Zat yang menciptakan manusia, bahwa kejayaan itu akan digilirkan antar manusia, tinggal nunggu bel untuk jalan aja ini.

Tapi yang pasti, itulah manfaat dari naik kendaraan umum yang bisa membuat kita berpikir, berkotemplasi, menanyakan ada apa dibalik semua frame yang kita capture harian. Hal ini tentunya akan mengajarkan kita untuk simpati dan empati, untuk kemudian menjadi lebih peduli pada orang lain yang susah mengelola hidupnya sendiri, terlepas dari siapa dan apa nawaitunya.

Ya itulah kendaraan umum yang memberi setiap hari pelajaran yang berbeda, baru dan unik.

Seiring makin dekat dengan tujuan, pengamen tadi sudah menghentikan petikan gitarnya, dan minta bonus kepada penumpang.

#selamat sampai tujuan, dan perhatikan barang bawaan agar tidak berpindah tangan. Dan terima kasih atas bunga bunga sosial yang om tante, bapak ibu, mbak dan mas semua berikan#

Pengamen pun turun dan berlalu. Ah, bunga2 sosial, puitis bahasanya, emang harus banyak menebarkan bunga2 disekitar kita, apalagi bunga deposito, nah lo…

Mari lebih banyak menebar bunga bunga sosialnya yuk.

Dan bicara soal bunga, bunga hati saya kapan akan dipetik nih? #teteup

Night of comtemplation,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s