Ibadah seremonial

Happy Ied Adha 1436 H,

Tak terasa, masa itu terus bergerak tanpa memberi kabar, dan kita dipertemukan lagi dengan momen Idul Adha yang jangka waktunya setahun sekali.

Apa fenomena yang tampak dihari ini, adalah berduyun2 dan berbondong2nya manusia untuk menunaikan shalat disetiap mesjid yang kita temui, tumpah ruang sampai ke jalanan aspal hitam legam, tak apa ditempa sinar pagi matahari yang sedikit terik.

Lautan manusia membludak, entah darimana. Demi merayakan hari raya dan shalat idul Adha. Fenomena ini baik, karena memang di mesjidlah tempat berkumpulnya manusia, dari segala penjuru, untuk menunaikan hal itu. Tapi apakah semua orang bisa memaknai pesan dari momen ini. Bahwa maknanya adalah kita diperintahkan untuk berbagi, antar sesama, menebarkan benih kebersamaan, saling menghargai, rela berkorban dalam ukhuwah. Makna2 itu lah yang harus kita ambil, dari sekedar beramai2 ke mesjid tanpa misi untuk mencari rahasia dibelakangnya.

Lebih jauh lagi, beramai ramai ke kemesjid sebenarnya menyentil kita, bahwa kita selalu berusaha sungguh ke mesjid, berpakaian rapi, baru, necis, untuk setiap agenda tahunan itu yang sebenarnya bersifat sunah. Tapi pernahkah kita menyadari, bahwa untuk agenda yang wajib harian, apakah kita memperlakukan sama, berjuang untuk menunaikannya di mesjid, padahal dengan pahala wajib? Ini seperti menggelitik kita. Apakah kita telah seimbang dalam menjaga amaliah kita.

Semoga kita terhindar dari misi ibadah yang hanya seremonial saja…

Istiqlal, 10 Zulhijjah 1436 H,

In a mellow morning

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s