Mencurah lagi…

#seripengagumrahasia

Kenapa pengagum rahasia, karena seseorang yang dikagumi itu pasti memiliki kelebihan, bahkan banyak, membuat pengagum berpikir2 ni, dengan kapasitas yang dimiliki dia sekarang udah masuk dalam kriteria dia yang dikagumi ini gak. Disinilah muncul teori memantaskan diri. Yang istilah minangnya “maukua bayang bayang”.

Tidak sampai disitu saja, dalam konsep memantaskan diri ini, apa parameternya, atau standar baku yang dipakai. Apakah parameter materiill, hati/jiwa, atau dua2nya. Trus kalau ada premis salah satunya saja yang terpenuhi, apakah konsep memantaskan diri itu bisa disebut batal. Ataukah bolehkah ada pengecualian. Atau bahkan ada kriteria utama dulu dan boleh membelakangkan dulu parameter lain.

Jikapun seperti itu, pengagum rahasia akan memilih konsep mendahulukan salah satu parameter yang dipakai. Bagi pengagum rahasia, mereka akan lebih tenang dengan parameter kepantasan jiwa, rohani dan hati, dalam hal ini adalah bagaimana amalan dia, apakah sudah pantas untuk disejajarkan dengan kualitas yang dimiliki oleh yang dikagumi. Jika sudah, siapa yang berhak menilai itu sudah pantas. Tak seorangpun kan? Bahkan pada akhirnya diri sendiri yang menilai berkat petunjuk dari Allah juga tentunya.

Nah selanjutnya, kalau memang sudah merasa pantas dengan sisi ruhani, apakah paramater berupa materiil akan pudar dengan sendirinya. Tentu itu tidak serta merta.

Hal yang menjadi pertimbangan pengagum rahasia adalah perasaan orang tua dia yang dikagumi. Mereka sudah susah payah mendidik dan merawat anaknya, hingga menyekolahkan tinggi tinggi, memberikan kecukupan dan kasih sayang, namun tiba tiba datang sang pengagum rahasia hanya dengan membawa parameter pertama, itupun dalam proses dan bagaimana bisa membahagiakan anak mereka. Tentu saja konsep memantaskan dirinya belum lengkap. Bagaimana bisa berharap bersama jika tidak memiliki apa apa. Mending yang dikagumi cari yang lain.

Namun jika pengagum rahasia boleh meminta, jika diijinkan parameter yang pertama saja, mungkin semangatnya akan cerah lagi. 

Namun jika tidak, mungkin pengagum rahasia akan mendoakan orang yang dikagumi untuk mendapatkan yang lebih baik dari dia, dan pasti banyak, meskipun sedikit dihati kecilnya akan merasakan sakit, itu saja.

Derik jarum jam terus bergerak, dia menyerahkan segalanya pada Yang Kuasa, Sang Pemilik Keputusan. Dan sungguh kalau dikabulkan boleh, dia tidak akan menunggu lama.

45 minutes before midnite.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s