Fire Fighter

Pagi ini saya dikejutkan dengan terjadinya kebakaran tak jauh dari kosan saya. Kebakaran itu berasal dari sebuah warteg yang biasa sudah buka saat shubuh. Beberapa hari sebelumnya saya memang punya firasat, melihat kondisi bangunan warteg dari kayu tua dan posisi barang pecah belah, kompor kelihatan tidak rapi dan sudah menua, agak sedikit menakutkan. Itulah hal yang terbersit dipikiran saya.

Dan pagi ini Allah mengisahkan ceritanya, bada shubuh, setengah jam saya mencapai kosan, yang sebelum sampai ke kosan saya melihat sendiri 3 orang sedang bersiap siap untuk memasak, terjadilah kebakaran di warteg itu. Terdengar suara orang teriak2 kebakaran. Saya dan adik saya yang ada di lantai 2 sontak terkejut. Karena kebakaran tidak pernah kami liat sebelumnya. Jadilah saya naik ke rooftop lantai 3.

Innalillah, sungguh apinya besar sekali, kawasan pemukiman yang sempit dengan kerangka dari kayu dan berdempet dempetan, seketika api melahap beberapa rumah disekitarnya. Maha Besar Allah dengan segala Kuasa, tidak ada yang bisa menghentikan api yang semakin membesar.

Warga langsung memadamkan api dengan alat seadanya, yang lain sibuk menelfon pemadam kebakaran. Jadi setiap kita itu kudu wajib menyimpan nomor2 emergency jika terjadi hal hal diluar kemampuan kita.

Pada titik semua tidak kuasa, bantuan pemadam kebakaran harus segera datang. Benar2 mereka perpanjangan Kuasa Allah di bumi untuk menjinakkan api yang semakin garang.

Beberapa saat kemudian datanglah petugas pemadam kebakaran, dengan baju seragam orange, mereka melangkah dengan gagah, subhanallah, mereka memang orang2 terpilih. Mereka membawa harapan. Ya, mereka berhak disebut pahlawan. Mereka gentle.

Tak berapa lama api pun padam. Berkat kesigapan mereka, api bisa dilokalisasi sehingga tidak merembet ke pemukiman warga lainnya.

Terimakasih untuk para firefighter kita, semoga mereka ikhlas dan namanya diperbincangkan dilangit.

Dan bagi kita, hikmahnya adalah mengenai hari pembalasan yang tidak ada penyelamat bagi kita, tidak ada harapan, tidak ada pahlawan, kalau bukan diri kita sendiri, kalau bukan amalan kita sendiri. Dan api yang kita hadapi sangat dahsyat. Lalu apakah kita masih berleha2 dengan dunia? Allahualam bishawab.

*Jumat berkah, dalam lindungan-Nya, semoga saya dan kita menjadi sadar, dengan tingkat sadar yang sesadar sadarnya. Untuk para korban, ya Allah kuatkan mereka, semoga ini membuka jalan untuk mereka kembali pada-Mu. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s