Muda Dicinta

Ke jogja naik perahu, tak lupa beli ke dondong,

Hei, kamu, ya kamu, masa mudanya ceritain dong… (apo seh)

Klo boleh dibilang, blog adalah tempat paling luas untuk menumpahkan jagat raya pemikiran kita, benar2 no barrier, buat keluarin uneg2, apapun, sedikitpun tidak ada yang menghalangi, so kenapa harus takut untuk menulis, kenapa kalau liat blog bawaannya udah kayak ngangkat batu besar, gak kok, menulislah apa yang menurut kita perlu ditulis, meskipun sekedar cuap cuap basi, biarkan, siapa tahu tetap ada orang yang terinspirasi dari tulisan kita.

Kadang, mau nulis aja, itu dipikirin terus, nulis apa ya, klo menulis soal pelajaran atau materi pekerjaan, berasa kok blog jadi bahasannya berat amat ya, mau nulis soal inspirasi, boro2, diri sendiri aja masih acak kadul, wah pengen nulis kayak om Rhenald kasali, siapa gw, ilmu apa yang mau ditulis. Mau nulis cerpen atau novel, wah gimana cara ya, secara novel yang bagus itu kayak karya kang Habiburrahman El Shirazy, Ahmad Fuadi, Andrea Hirata, Tere liye, nah kita, siapa?

Mau nulis tentang masa depan dan cita cita, malu, takut dibaca orang, jadi nanti susah diwujudkan, mau nulis kayak anak gaul, lu gw lu gw, wah gw mah orang nya gak geol gitu amat. Trus mau nulis tutorial apapun, wah capek ah, blog gw gak ada yang ngujungin.

PRIIIIIIITTTT!, stopppp, sudah cukup cukup. Itulah sekelumit alasan kenapa banyak orang bingung mau nulis, nulisin apa coba, kayak gak ada yang lebih penting aja buat dikerjain. Kalau nulisin soal motivasi, malah nanti takut dibilang basi. Takut diliat dan dibaca ama teman, nanti diketawain, karena hidup aslinya gak setrainer banget yang ditulis di blog.

Tenang aja, gapapa, seperti saya bilang, jadikan blog ini, sekedar tempat untuk mencurahkan isi hati dan uneg uneg, terutama buat jomblo ngenes yang gak ada tempat curhat kepada sang kekasih. Kalau kita mah jomblo super, berpantang pacaran kalau gak nikah (nahlo). Bagi jomblo2, nulis wae nyak, yang pengen ditulis, nyarios wae lah didieu, nu upami malu teh, da kumaha atuh, bisi teu nananaon dipikirkeun iye teh (gw ngomong apa sih).

Scripta Valent Verba Manent, tulisan itu abadi, melewati masa usia. Tulis aja apapun, gak usah mikirin ini itu. Yang penting sudah dimulai, lama kelamaan kita akan terbiasa, dari yang awalnya cuma curhat2an jomblo2 ngenes, berangsur2 ke jomblo bahagia, trus jomblo super deh. Caranya, ya perbanyak bahan bacaan, maka akan muncul ide2 menarik dalam setiap untain kata. Tampaknya Allah tidak sesederhana itu, menciptakan fungsi syaraf kita, yang tidak hanya menjiplak dari apa yang kita baca, sehingga disarikan dalam tulisan, tapi syaraf dan otak kita sangat luas untuk ditumpahkan isinya, otak kita sebenarnya adalah pabrik kata kata, yang memproduksi kalimat menjadi makna, jadi setiap bahan baku yang masuk kedalam otak, akan diolah menjadi ilmu yang tepat guna, kata2 yang lebih bijak sana untuk kita jual di pasar kata2, yaitu blog. Dan jualan kita free, tapi ilmu yang kita tuliskan semoga menjadi amal jariyah di akhirat kelat.

So apa hubungan tulisan ini dengan judulnya????

Klo itu mah, terserah abdi lah mau nulis apapun, tapi dengan tulisan kita karena karya kita dimasa muda, maka kita layak untuk dicinta, eaeaea…

*jurus menghilang, trrinnnnnnnng…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s