Sunyi itu hening

Secarik kertas warna kuning dan pulpen warna agak orange tergeletak di meja kerja saya.

Ya, 2 hal itulah yang sekarang menemani saya dalam suasana kantor yang semakin hening seiring teman-teman pulang.

Ada sesuatu yang berbeda beberapa hari ini, suasana hati, semangat, ide, harapan, mimpi dan cita-cita seolah berlari silih berganti mengitari pikiran saya. Ada perasaan membuncah, perasaan bahwa pada tahap ini, Allah telah membukakan jalan sedikit demi sedikit untuk saya membuka tabir untuk apa saya diciptakan, apa makna hidup saya bagi orang disekeliling saya, apa yang bisa saya berikan untuk orang-orang tersebut dan kemudian dimana jodoh saya #gak nyambung.

Saya yang gampang tersentuh ini #putramalu, beberapa hari belakangan ini sering merenung. Dan kondisinya pas. Selalu dalam hening, pagi dan malam. Mungkin karena sudah lama tidak merenung, jadinya aja kalau suasananya pas, terbawa arus heningnya trus #tidur.

Sunyi bagi saya adalah teman, karena dengan kesunyian juga saya akan menemui-Nya suatu saat nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s