Bulan sabit diantara Mars dan Venus

Memandang keatas, jauh diufuk temaram langit shubuh, terhiaslah dengan peraduan bulan sabit muda seolah bermain dan bercengkrama dengan mars dan venus.

Hari kemaren bulan muda itu sejenak menghilang, setelah melewati fase bulan penuh yang terang benderang. Mungkin karena itu juga, dihari kemaren pendaran cahaya mars dan venus seolah menghilang ditelan binaran bulan penuh yang cukup mempesona.

Shubuh ini, bulan muda itu muncul dengan malu malu, tapi tahukah bahwa mars dan venus tetap menunggunya, tetap menantinya, untuk mereka kembali bercengkrama, bersama sama menghiasi langit dunia yang sempat kosong.

Begitu juga dalam hidup, bulan sabit itu ibarat kita yang sedang menapaki jalan perjuangan, kadang kita bisa tampil sempurna dengan semangat yang menggelora, tapi kadang juga kita perlu menghilang sejenak dari keriuhan dunia, untuk kembali muncul menjadi seorang yang memiliki semangat baru, menjadi seorang yang baru, menjadi bulan sabit muda baru.

Ilustrasi tentang perjuangan kita ibarat bulan tidak 100 persen benar, karena ada juga, bahkan banyak kita yang selalu bisa menjadi bulan sempurna, bercahaya, berkilau, menginspirasi banyak orang, menjadi penerang dikegelapan malam, dikepenatan perjuangan yang dilakukan oleh orang lain.

Dan itulah dia mars dan venus, sinarnya hanya kecil, tapi dia konsisten, untuk menemani bulan yang hilang timbul sesukanya. Mars dan venus bisa diibaratkan adalah sahabat dan teman seperjuangan. Karena kita adalah pemeran utama dari hidup kita, tentu saja kita adalah rembulannya. Dan sahabat itu dari jauh akan selalu menemani kita, mengawasi, melihat, mendoakan, agar kita tetap istiqomah, tetap muncul menjadi individu yang baru dalam setiap fase hidup yang kita jalani.

Kadang, sinaran kita yang begitu terang, bisa menghilangkan cahaya dari teman teman kita, karena kita menjadi pusat, tapi tetap saja mereka berada disana dengan sinar mereka yang sederhana, menunggu sahabatnya kembali. Sahabat seperti inilah yang perlu dicari, karena kita tidak bisa berjalan sendiri, untuk menghiasi langit kehidupan kita yang luas.

Bagi mereka, dalam rentang cahaya yang mereka miliki, mereka juga menginspirasi jika dilihat dari sudut pandan berbeda, jika kita lihat dari merkurius. Kalau bulan tentu tidak akan kelihatan.

Jadi ketika kita berbicara kita sebagai pemeran utama, kita adalah bulannya, tapi teman kita juga bulan bagi kehidupannya dan kita venus atau marsnya.

Terlepas dari peran mars dan venus, ataupun bulan, memberikan kita makna bahwa sahabat itu penting, karena mereka yang membuat kita untuk kembali, menjadi kita yang baru, yang lebih baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s