Syafakallahu

Hari kemaren, tersiar jua kabar di gadget aplikasi instagram tentang adik saya, ya saya anggap adik, afif kalyubi namanya, umurnya sekarang 16 tahun, ya, sama dengan umur adik saya yang paling kecil.

Afif ini sangat kuat, hati ini hanya bisa sendu, menyaksikan dia yang lemas dipembaringan, diatas kursi yang di renovasi menjadi dipan, tubuhnya kurus sekali, dan apa yang bisa dilihat, tidak perlu saya gambarkan lebih lanjut, saya, hanya terharu yang sangat dalam atas kuatnya adik ini menjalani hidpnya, sabar dalam penyakit yang hinggap ditubuh kecilnya, ia menderita kanker hati stadium 4.

Maka jadilah hati ini terenyuh yang tidak pernah saya rasakan selama ini, kuatnya adik ini menjalani takdir Allah, dia 16 tahun tapi apa yang dialami, membuat saya malu semalunya pada Allah Sang Pencipta, kanker ini telah menggerus tubuh itu menjadi sangat kurus, dan belum lah lagi sendi hati terurai, dikabarkan juga adik kecil saya ini telah kehilangan orang tuanya sejak dari kecil karena kecelakaan, dia yatim piatu.

Hati ini serasa tak tau apa yang bisa dirasa, betapa kuatnya adik kecil saya ini. Sendirian dalam penyakit yang orang tua sudah dipanggil oleh Allah Sang Pemilik jiwa. Semoga keluarga yang memelihara yaitu bibinya diberi ketabahan dan pahala yang tak hentinya telah memelihara anak yatim piatu.

Hal ini merupakan pukulan yang teramat dalam bagi saya, bahwa syukur itu adalah hal utama dalam hidup, suatu kewajiban, suatu keharusan, apapun yang kita alami, sesungguhnya kehidupan yang saya miliki saat ini jauh lebih baik dari apa yang dialami adik kecil ini.

Usianya 16 tahun, dan dalam rentang usia itulah iya menahan beban yang begitu berat, saya ya Allah tidak akan sanggup memikul beban penyakit yang adik ini derita. Dan dia semoga diberi kesembuhan adalah doa yang bisa saya utarakan, semoga Engkau tempatkan ia sebagai hambaMu yang sabar dan semoga kelak berbuah Surga. Itulah kiranya balasan tertinggi.

Dan untuk para sahabat yang sedang diuji oleh Allah, semoga diberi kesembuhan, dan menjadi penebus dosa yang telah lalu.

Hal ini akan selalu mengingatkan saya disepanjang sisa usia, bahwa Allah telah Maha Baik, memberikan kecukupan, dan marilah berayukur untuk siapa saja yang masih diberikan Allah nikmat sehat yang mahalnya tiada duanya didunia ini.

Hai afif kalyubi, sungguh telah engkau beri saya bahan ajaran hidup yang tiada duanya, teruslah berjuang adikkku, semoga kelak engkau diberikan ganjaran surga, ya Allah tabahkan lah ia, tabahkan ya Allah, dan kabulkanlah doa Hamba.

Cepat sembuh bagi para mereka yang sedang diuji oleh Allah dan bagi kita yang sehat, maka bersyukur adalah kewajiban yang tiada tara.

#sunday morning dew

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s