tentang blog ini

Persis tahun 2008, saya membuat blog ini. Blog yang awalnya sebagai blog cadangan aja, karena dulu sekali, ketika baru masuk Univ.Padjadjaran tahun 2007, sudah membuat blog, dan sudah ratusan tulisan juga yang dibuat hingga 2013-an, tapi sayangnya, ternyata domain blog tersebut (dagdigdug.com) sudah expire dan pemilik hostingnya tidak melanjutkan projectnya, hingga hilanglah ratusan tulisan yang … More tentang blog ini

Puncak

Ambillah segala keputusan di saat hati berada pada puncak ekstasenya, disitulah letak teraman, disitulah letak bijaksana, sedang selainnya ada kemungkinan nafsu menggelayut, karena beningnya hati tahu kala iman memuncak syahdu dan saat ia berselancar turun — from anonymous (taken from Laksamana Udara)

Kita..

Kita tak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain, yang lebih penting adalah menjadi kita yang lebih baik dari kemaren, itu saja…

Sahabat Perjuangan

Pertemuan kita kali ini Bukan sekedar kawan lama tak jumpa Tapi kita bertemu ada satu makna Kita punya satu perjuangan Andai ada kasih antara kita Kita kembalikan kepada Yang Esa Agar ia suci tulus dan ikhlas semoga Alloh memberkati Sambutlah tangan sahabat saudaramu Pimpinlah ia melangkah bersama Satukan hati kita teguhkan ia Berdiri bersama untuk … More Sahabat Perjuangan

201!

Yes, ini adalah postingan ke 201 semenjak wordpress ini diluncurkan ditahun 2008, wew, lama juga ya, 9 tahun yang lalu, masa-masa menjadi MABA, haha, kangen juga ya. Kali ini pengen nulis yang sedikit serius, Merajut tenun kebangsaan Menurut saya, kata-kata diatas itu ibarat sihir (ini cuma istilah, bukan musyrik), kata-katanya puitis tapi dalam, dilontarkan oleh … More 201!

Back to the Jakarta

Kerinduan akan kota Jakarta, tempat hampir 5 tahun bekerja disana semakin memuncak dengan sendirinya. Ada keyakinan bahwa pintu2 yang lebih luar biasa kembali menunggu saya disana. Namun agak bimbang juga mengingat challenge dan opportunity di perusahaan sekarang luar biasa banyak. Tapi keinginan untuk kembali menapak kaki di pusat Indonesia itu semakin menjadi-jadi. Allah menentukan segala, … More Back to the Jakarta